Janji Allah Dibalik Covid - 19

Iman Kristen Ditengah Wabah Corona, Ujian Atau Kutukan?

Iman Kristen Ditengah Wabah Corona, Ujian Atau Kutukan?

Pendeta Gede Widiajda, M.Th

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Merebaknya wabah Virus Corona ( Covid - 19 ) di Dunia saat ini bukan saja telah membunuh ribuan korban tewas akibat positif terjangkiti Virus yang sudah pandemi secara Global itu, tetapi goncangan pun terasa pada Iman umat Kristen akhir-akhir ini.

Virus Corona yang ber awal di Ibu Kota Wuhan Tiongkok itu pun tidak mudah dikendalikan oleh hampir semua Negara, termasuk Negara adi daya, Amerika Serikat yang penduduknya telah memiliki tingkat pendidikan tinggi, pun kelimpungan akibat serangan Penularan Virus Corona hingga saat ini.

Dunia goncang, roda ekonomi global melambat dengan sangat drastis, nilai tukar rupiah saat ini telah mengalami saat-saat pelemahan yang luar biasa, diketaui terakhir Dolar USA mencapai 18.000 lebih,  sejumlah kalangan memprediksi, jika pandemi Global ini tidak segera dapat diatasi, maka resesi ekonomi dunia bisa saja terjadi dengan tingkat yang paling buruk yang pernah terjadi dalam sejarah.

Para pemimpin Negara di Dunia telah sepakat meningkatkan komunikasi yang terkait dengan penanganan Covid - 19, seruan social distancing, psycology distancing, bahkan Lockdown pun telah dilakukan oleh sejumlah Negara, yang sekalipun belum menunjukkan hasil yang maksimal, namun hal itu tidak terelakkan, demi terputusnya sistem Penularan Virus Corona.

Hingga kini ratusan Negara di Dunia telah berduka akibat tewasnya ratusan bahkan ribuan warganya setelah dinyatakan positif virus tersebut, para Pimpinan Gereja se Dunia, termasuk di Indonesia, dengan gencarnya, jemaat umat Kristen sedang mengangkat doa bagi keselamatan Indonesia dari serangan Virus Corona.

Di Provinsi Riau, berdasarkan Informasi resmi pemerintah provinsi Riau, yang disampaikan oleh Gubernur Riau, Drs. Syamsuar, M.Si disebutkan hingga kini kasus Virus Corona diketahui pasien positif Covid - 19 berjumlah 1 ( Satu ) orang yang dirawat di RS. Arifin Achmad Pekanbaru, namun ada ribuan orang yang masuk dalam kategori ODP, dan PDP.

Gubernur selaku kepala daerah, dan ketua gugus tugas protokol penanganan kasus covid - 19 menghimbau semua masyarakat dapat menahan diri untuk tidak keluar rumah, dan menjaga jarak ( social distancing ) serta berdiam dirumah demi terputusnya Penularan Virus tersebut, bahkan Gereja sebagai tempat ibadah bagi umat Kristen pun menjadi terlarang untuk dikunjungi setiap hari ibadah.

Atas hal ini, wartawan Aktualdetik.com lakukan wawancara dengan salah seorang Pendeta Senior sekaligus Gembala sidang dari Gereja Bethel Indonesia ( GBI ) Rayon 12 Riau, Pdt. Dr. Gede Widiada terkait dengan pandemi Global Corona kaitanya dengan Firman Allah didalam Alkitab sebagai dasar iman bagi umat Kristen yang belakangan mengalami goncangan dan pertanyaan - pertanyaan terkait wabah Virus tersebut, apakah hal itu merupakan ujian bagi iman Kristen ataukah hal itu sebuah kutukan? dengan singkat namun Alkitabiah, Gede Widiajda mengatakan dalam menyikapi wabah itu, umat Tuhan harus berjuang membangun iman nya.

,"Bagi Umat Kristen Wabah Corona merupakan suatu ujian terhadap imannya. Sebab itu Umat Kristen harus membangun manusia rohaninya agar mereka terus bertumbuh dalam iman. Alkitab mencatat pertama iman bertumbuh karena pendengaran akan firman Kristus, sebagaimana dalam kitab Roma 10:17, Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Kedua iman bertumbuh karena aniaya ( ujian)," Kata Pdt. Dr.Gede Widiada melalui akun WA.

Menurut Pendeta yang diketahui memimpin penggembalaan Gerejani dengan jemaat ribuan itu, Jemaat TUHAN yang dipimpinya dalam menghadapi kenyataan ini diharapkan tenang dan dapat menjaga diri sesuai himbauan pemerintah, namun dikatakan nya, dalam segala perkara, umat Kristen memiliki penolong yang ajaib dan penuh kuasa dengan mengutip firman TUHAN dari kitab Keluaran 15:26
firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku TUHANlah yang menyembuhkan engkau." 

,"Tetaplah tenang dan ikuti arahan dari pemerintah, lalu berdoalah senantiasa didalam rumah masing-masing, bagunlah iman kita sesuai dengan Firman Allah, percayalah ada berkat dan kemuliaan bagi TUHAN dibalik musibah ini," Kata Pendeta Gede Widiada.

Feri Sibarani.


 

Komentar Via Facebook :