Dibakar Api Nafsu Sex Menyimpang
Luar Biasa..! Hanya Hitungan Hari, Pembunuh Wanita Dalam Box di Pinggir Sungai Medan Dibekuk
Foto Kapolresta Medan, Jean Calvijn Simanjuntak diantara tersangka pelaku pembunuhan gadis, RS (19) yang dibuang dalam box di tepi sungai Medan
MEDAN, AKTUALDETIK.COM - Masyarakat Kota Medan Apresiasi Kapolresta Medan, Kombes Calvijn Simanjuntak, atas kinerja jajarannya berhasil mengungkap sosok pembunuh mayat seorang wanita RS (19) yang ditemukan dalam Box di pinggir sungai kota Medan Sumatera Utara pada 10 maret lalu. 20/03/2026.
Dilansir dari Kompas, Kapolresta Medan, Calvijn Simanjuntak menjelaskan pihaknya mengetahui dari proses penyidikan, bahwa pelaku utama dalam kasus ini adalah seorang pria berinisial SA (19). Penyidik juga mengaku mengamankan pelaku lain berinisial SHR (19) yang turut berperan membantu SA membuang jenazah korban.
"Motifnya, pelaku sakit hati karena korban menolak berhubungan intim tidak wajar," kata Calvijn saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (17/3/2026).
Disebutkan Calvijn, alasan pelaku membunuh wanita muda berusia 19 tahun itu karena dorongan nafsu sex menyimpang yang dimiliki oleh SA (19), dimana pasangan wanitanya RS (19) menolak melakukannya.
Kabarnya, SA (Pembunuh_red) terobsesi konten pornografi. Berdasarkan hasil penyidikan, SA diketahui memiliki obsesi menyimpang setelah kerap menonton film porno dengan konten seksual tak wajar di media sosial.
Selain melakukan kekerasan fisik dan seksual, pelaku juga mencuri barang milik korban. Kucing Peliharaan Lebih Panjang Umur jika Tidak Berkeliaran
"Pelaku mengambil barang korban untuk dijual dan bertujuan menghilangkan barang bukti," tambah Calvijn.
Saat ini, SA dan SHR telah ditahan di Satreskrim Polrestabes Medan. SA dijerat dengan Pasal 458 ayat 1 Sub Pasal 479 ayat 3 Jo Pasal 473 ayat 1, 2, dan 3 huruf c dan ayat 8 UU RI No 1 tahun 2023. Sementara SHR dijerat dengan Pasal 458 ayat 1 Subs Pasal 479 ayat 3 Jo Pasal 20, 21 UU RI No 1 tahun 2023 tentang KUHP baru.
Atas pengungkapan ini, masyarakat Kota Medan pun tak sedikit yang menunjukkan rasa was-was terhadap anak perempuannya. Kepada awak media ini, seorang ibu paruh baya Mariati (53) domisili di seputar Sisingamangaraja Medan mengaku syok saat mengetahui adanya peristiwa itu.
"Ngeri-ngeri sedap awak mendengar kabar begini bah. Anak awak ada pula yang sudah gadis. Inilah pengaruh media sosial dan pergaulan anak yang tidak terkontrol" Ucap Mariati.
Disisi lain, seorang tokoh masyarakat, yang juga dikenal aktif dalam partai politik dan budaya di Kota Medan mengatakan, Kinerja Kapolresta Medan sangat menunjukkan atensi luar biasa, sekaligus memberi kepuasan kepada keluarga korban, karena di nilai dapat mengungkap kasus pembunuhan sadis itu dengan waktu yang sangat cepat.
"Ini patut di apresiasi oleh masyarakat ya. Pembunuhan yang tergolong sadis dan minim alat bukti, namun hanya dalam waktu hitungan hari, Kapolresta Medan, Jean Calvijn Simanjuntak beserta jajarannya berhasil membekuk pelakunya" Kata seorang tokoh masyarakat yang tidak bersedia menyebutkan namanya.
Menurutnya, Kapolresta Medan, Jean Calvijn dan jajarannya sudah menunjukkan kinerja polisi yang baik dan terpercaya kepada masyarakat, kususnya dalam proses pengungkapan kasus tersebut.
"Semoga bukan hanya pada kasus ini ya. Kami selaku masyarakat kota Medan juga menghimbau agar Polresta Medan dapat dengan cepat mengungkap kasus-kasus lainnya yang banyak dilaporkan oleh masyarakat. Jangan tebang pilih, tetapi harus profesional dan amanah" Katanya.
Sumber: Wawancara/kompas
Editor: Santy Lusia, SE


Komentar Via Facebook :