Situasi Sulit Berikan Yang Terbaik

Cara Kapolda Riau Cegah Covid Dan Ciptakan Konsep WBK Dan WBBM Dalam Tugas

Cara Kapolda Riau Cegah Covid Dan Ciptakan Konsep WBK Dan WBBM Dalam Tugas

Foto : Kapolda Riau dan tim lakukan penertiban terhadap sejumlah hiburan malam yang buka pada kondisi zonah merah kasus Covid 19

PEKANBARU AKTUALDETIK.COM - Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SH.,SIK, M.Si, belakangan tampil cekatan dalam mengantisipasi berbagai permasalahan di provinsi Riau. Sejumlah tokoh Riau pun apresiasi atas upaya Irjen Pol Agung untuk Riau yang maju dan terhindar dari berbagai ancaman yang ada. Minggu, 25/4/2021.

Sebagaimana diketahui, atas lonjakan kasus Covid 19 yang meningkat drastis di Riau itu, Irjen Pol Agung tidak segan-segan menutup segala clup malam, diskotek, bahkan hiburan malam di hotel-hotel bintang di Pekanbaru, sekalipun harus berbeda dengan kebijakan Walikota Pekanbaru, yang justru mengijinkan hiburan malam hotel berjalan seperti biasa.

Dalam suatu kesempatan, Irjen Pol Agung, sempat bernada tinggi akibat kenyataan Riau menjadi zona merah kasus Covid 19. Agung berujar, Pemerintah tidak boleh hanya plototi data diatas kertas, tetapi harus ada aksi nyata dilapangan yang dapat menekan perkembangan kasus Covid 19. Atas perintahnya, tim dari kepolisian pun setiap malam lakukan penertiban atas sejumlah tempat yang berpotensi menjadi cluster penyebaran kasus baru Covid 19.

Kemarin, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi juga diketahui mendeklarasikan Pencanangan Pembangunan Zona Integrasi (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Minggu, 25/4/2021.

Harapan itu dapat terwujud bagi 15 Satker dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) bagi 2 Satwil yang dilaksanakan di Aula Tribrata Lantai lima Markas Komando Polda Riau jalan Pattimura no 13 Kota Pekanbaru.

Dalam acara yang dihadiri oleh Fotkopimda, Kepala Perwakilan Ombudsman Riau serta Mitra kerja Satker, Irjen Agung mengatakan bahwa pelaksanaan Reformasi Birokrasi sejak tahun 2009 terus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

Di periode pertama hingga ke periode kedua itu pihaknya telah mencapai banyak hal yang mendukung sasaran Reformasi dan Birokrasi itu sendiri, yakni birokrasi yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi.

Menurut Kapolda, birokrasi sebagai pelaksana tugas pemerintah terus melakukan inovasi dengan meningkatnya kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, serta memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda juga menyinggung tentang Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas. Peraturan ini, menurutnya, merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah dan stakeholder lainnya dalam membangun Zona Integritas.

“Saya berharap, kedepan Riau bisa lebih maju dan ini harus menjadi tujuan kita bersama untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan wilayah bersih melayani, supaya birokrasi yang sehat itu bisa dirasakan ditengah tengah masyarakat," Kata Agung.

Menurutnya, Polisi harus mampu memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik, sebagaimana telah ditunjukkan oleh Polisi teladan Iptu Razali yang sehari hari bertugas mengatur lalu lintas dan membantu warga. 

,"Dengan moto dirinya bertekat mewujudkan mempertanggung jawabkan tugasnya bagi masyarakat, sosok seperti inilah yang diharapkan oleh masyarakat”, pungkas Kapolda.

(Fer/Tribrata)

Komentar Via Facebook :