Jaga Netralitas Hadapi Pemilu 2024, Lapas Narkotika Bangli Gelar Ikrar Pegawai

Jaga Netralitas Hadapi Pemilu 2024, Lapas Narkotika Bangli Gelar Ikrar Pegawai

BANGLI AKTUALDETIK.COM - Untuk mewujudkan dan menjaga Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang Pemilihan Umum Tahun 2024, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bangli melaksanakan Ikrar Netralitas Pegawai dan penandatanganan Pakta Integritas Netralitas Pegawai dalam penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan, Senin (31/10/2022).

Undang-Undang Nomor  5 Tahun 2014 tentang ASN disebutkan bahwa ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. ASN pun diamanatkan untuk tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun. ASN selaku pelayan publik dituntut untuk menyatakan sikap netral dengan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon. Untuk itu, jajaran Lapas Narkotika Bangli  menyatakan diri siap untuk bersikap netral melalui pengucapan ikrar netralitas.

Bertempat di Halaman depan Lapas Narkotika Bangli bersamaan dengan rangkaian apel pagi pegawai, para pejabat struktural dan pegawai Lapas Narkotika Bangli  mengucapkan Ikrar Netralitas Pegawai yang diawali dengan pembacaan ikrar oleh  Kepala Lapas Narkotika Bangli (Agus Pritiatno) kemudian diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.

Tak hanya kegiatan pembacaan ikrar saja, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan pakta integritas netralisasi pegawai oleh pejabat struktural Lapas dan diikuti seluruh pegawai di hadapan Kepala Lapas Narkotika Bangli.

Dalam amanatnya, Kalapas Agus Pritiatno menyampaikan bahwa kita akan segera menghadapi pemilihan umum, netralitas harus kita jaga dengan tidak memberikan kesempatan kampanye atau mempengaruhi dan memaksa terkait pilihan-pilihan dalam pemilu nanti terutama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang juga memiliki hak memilih nantinya dalam pemilu.

“Saya berharap, seluruh ASN tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis, baik sebelum maupun setelah penyelenggaraan pemilu serta nantinya agar kita bisa memfasilitasi Warga Binaan agar dapat menggunakan hak pilihnya dalam pemilu nanti. Pastikan Warga Binaan memilih sesuai dengan pilihannya,” tutup kalapas.

Diharapkan dengan adanya ikrar netralitas dan penandatanganan pakta netralitas pegawai ini, dapat mendukung pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024 yang kondusif dana man serta terhindar dari konflik kepentingan, praktik intimidasi, ujaran kebencian, berita bohong dan politik uang atau segala jenis pemberitaan dalam bentuk apapun. (C/S)

Komentar Via Facebook :