Jenderal Polisi Usut Kamatian Gajah
Gajah Tewas Dibunuh, Kapolda Riau Turun Tangan, LPKKI Berikan Apresiasi
LPKKI Berikan dukungan atas keseriusan Kapolda Riau, Herry Heriyawan, perhatikan nasib keberadaan Gajah di wilayah hutan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Riau
AKTUALDETIK.COM - Tewasnya se ekor Gajah liar di Desa Lubuk Kembang Bunga yang masuk wilayah kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau itu ternyata mengundang reaksi cepat dari seorang jenderal bintang dua Polri, yakni Herry Heriyawan yang kini menjabat sebagai Kapolda Riau. Sabtu, 07/02/2026.
Atas hal itu, sejumlah pihak ramai memberikan komentar dengan berbagai sudut pandang masing-masing, salah satunya ketua Lembaga Pemantau Kebijakan Pemerintah dan Kejahatan di Indonesia (LPKKI), Feri Sibarani, S.H.,M.H, hari ini, mengatakan pihaknya merasa wajar memberikan apresiasi terhadap Irjen Pol Herry Heriyawan karena di nilai baru pertama kalinya Kapolda Riau memberikan perhatian serius kepada satwa di Riau, khususnya Gajah.
"Pengamatan kami, baru kali ini ada seorang Kapolda Riau yang serius memberikan perhatiannya terhadap keberadaan Gajah. Sampai turun ke hutan yang cukup jauh perjalanan dari kota Pekanbaru demi untuk keinginan mengungkap peristiwa pembunuhan hewan terbesar itu. Itu benar-benar melelahkan karena bentuk perhatian serta rasa cinta nya terhadap flora dan fauna" Sebut Feri Sibarani.
Sebagaimana diketahui, hari ini Kapolda Riau, Herry Heriyawan hadir langsung di lokasi kejadian di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, bersama Kapolres Pelalawan, tim Polda Riau, BKSDA, PPNS Kehutanan, serta unsur terkait lainnya, untuk memastikan penanganan kasus pembunuhan gajah liar yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Atas nama pribadi dan institusi Polda Riau, saya menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas peristiwa ini. Tindakan pembunuhan terhadap satwa dilindungi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga melukai rasa keadilan kita bersama sebagai manusia yang hidup berdampingan dengan alam" Tulis Herry dalam akun Facebook.
Dikatakan Herry Heriyawan, Tim gabungan telah melakukan olah TKP secara scientific investigation, mengumpulkan bukti dan keterangan yang diperlukan untuk mengungkap pelaku. Proses penyelidikan terus berjalan, dan kami berkomitmen menindak tegas setiap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif. Apabila memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa ini, segera sampaikan kepada aparat kepolisian. Perlindungan terhadap satwa dilindungi adalah tanggung jawab kita bersama" Tambahnya.
Disisi lain, atas perhatian Herry Heriyawan yang tergolong luar biasa itu, Feri Sibarani, sebagai pemimpin lembaga masyarakat LPKKI pun menilai sosok Herry Heriyawan sangat layak untuk mendapatkan perhatian langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk diberikan reward sebagai seorang Jenderal Polisi yang mencintai dunia Hewan, terutama Gajah, yang jarang ditemukan pada jenderal-jenderal lainya.
Dimana diketahui dari sejumlah tulisan, bahwa Presiden Prabowo Subianto dikenal sangat mencintai dunia hewan, termasuk Gajah. Bahkan dalam kesempatan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 20 Juli 2025 secara terbuka Prabowo mendeklarasikan kesukaannya pada hewan bertubuh besar itu. Demikian juga, partai PSI dengan konsep politik barunya mengangkat filosofi Gajah sebagai simbol kecerdasan dan kebaikan.
"Artinya, Kapolda Herry Heriyawan ini benar-benar memiliki intuisi yang cukup tajam dengan arah pemikiran tokoh-tokoh bangsa dan urgensi dari sebuah kehidupan manusia yang tidak mungkin dapat terpisah dari keberadaan alam yang terjaga serta makhluk hidup yang saling membutuhkan" Ujar Feri.
Menurut Feri, konsep dari tage line Herry Heriyawan, Green Policing, yang di gaungkan Kapolda Riau ini cukup konsisten, knsekwen dan relevan serta selaras dengan konteks Riau, bahkan Indonesia, mengingat praktik deforestasi hutan Indonesia dan perusakan alam dan hewan yang terus terjadi dan sangat mengancam kehidupan, harus dihentikan.
Sumber: Wawancara LPKKI/FB
Penulis: Fitri Tambunan, SE



Komentar Via Facebook :