Ditlantas Polda Sumbar Edukasi Ribuan Mahasiswa Baru soal Keselamatan Berlalu Lintas
Ditlantas Polda Sumbar Edukasi Ribuan Mahasiswa Baru soal Keselamatan Berlalu Lintas
SUMBAR,AKTUALDETIK.COM
Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan Police Goes To Campus di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), pada Kamis (6/8/2026) yang diikuti sekitar 3.000 mahasiswa baru. Kegiatan ini bertujuan menanamkan budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara sejak dini.
Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan, termasuk dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan Police Goes To Campus ini, kami ingin menanamkan kesadaran hukum dan etika berlalu lintas kepada para mahasiswa baru sejak awal memasuki lingkungan kampus. Harapannya, para generasi muda ini tidak hanya tertib bagi diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya serta mendukung terciptanya Kamseltibcarlantas di wilayah Sumatera Barat,” ujar Kombes Pol Reza dikutip (7/8/2026).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menjelaskan kolaborasi antara kepolisian dan perguruan tinggi menjadi salah satu upaya preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang banyak melibatkan kelompok usia produktif.
“Edukasi preventif seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar dan mahasiswa. Kami berharap kemitraan yang terjalin antara Ditlantas Polda Sumbar dan Universitas Negeri Padang ini dapat terus memperkuat kesadaran publik demi keamanan bersama di jalan raya,” katanya.
Materi yang disampaikan meliputi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Melalui penyuluhan tersebut, mahasiswa diajak memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sebagai upaya membangun budaya tertib berkendara sejak dini.
Selain itu, peserta juga mendapat edukasi mengenai larangan berkendara bagi yang belum memenuhi persyaratan, pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta bahaya menggunakan telepon genggam saat berkendara, balap liar, dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
(Al)


Komentar Via Facebook :