Masyarakat Diminta Menjaga Diri

Kasus Positif Corona Indonesia Meningkat Tajam, Kini Menjadi 19.189 Orang

Kasus Positif Corona Indonesia Meningkat Tajam, Kini Menjadi 19.189 Orang

Peningkatan Jumlah Pasien Positif Corona

JAKARTA AKTUALDETIK.COM - Wabah Virus Corona ( Covid - 19 ) di Indonesia tampaknya terus bergerak meningkat tajam dari waktu ke waktu. Pasalnya berdasarkan informasi dari kepala Gugus tugas penanganan Covid - 19 Nasional menyatakan peningkatan drastis.

Masyarakat Indonesia pun kian ketar-ketir dibuatnya, yang konon kini jelang memasuki hari raya besar Idul Fitri, dimana rakyat Indonesia pastinya meningkatkan mobilitasnya dalam merayakan hari kemenangan atau lebaran.

Kasus virus corona di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pemerintah mengumumkan penambahan 693 pasien positif virus corona (SARS-CoV-2) atau pengidap penyakit COVID-19 dari yang sebelumnya 18.496 orang. Angka ini adalah rekor tertinggi pertambahan kasus per hari sejak diumumkan pertama kali pada Maret lalu.

Sehingga per Rabu (20/5) siang, total pasien positif virus corona di Indonesia mencapai 19.189 orang.

"Saya sampaikan update untuk kasus yang kita dapatkan hari ini, telah bertambah cukup tinggi, 693 kasus baru, sehingga total 19.189 kasus," ungkap jubir pemerintah terkait penanganan virus corona, Achmad Yurianto, saat konferensi pers di BNPB, Jakarta.

Dari total pasien positif virus corona itu, Yuri mengungkap ada penambahan 21 pasien yang meninggal, sehingga total pasien positif virus corona yang meninggal mencapai 1.242 orang.

Meski demikian, penambahan jumlah pasien dan kasus kematian juga bersamaan dengan kabar baik terkait semakin bertambahnya pasien yang sembuh sebanyak 108 orang. Sehingga saat ini sudah ada 4.575 pasien yang dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.

Agar penyebaran virus corona tak semakin meluas, masyarakat selalu diingatkan untuk disiplin mengenakan masker kain, menjaga jarak atau physical distancing, rajin mencuci tangan, dan tak keluar rumah selain urusan penting.

Presiden Jokowi juga telah melarang mudik atau pulang kampung untuk menekan penyebaran virus corona. Dikhawatirkan gelombang mudik ini memicu meluasnya penularan.

Editor : Feri Sibarani

Komentar Via Facebook :